Tim Machfud-Mujiaman Beberkan Dugaan Kecurangan Pilkada Surabaya

Ilustrasi Mahkamah Konstitusi. Medcom.id/Meilikhah

Ilustrasi Mahkamah Konstitusi. Medcom.id/Meilikhah

Surabaya: Gugatan sengketa Pilkada Surabaya 2020 mulai digelar di Mahkamah Konstitusi (MK) dengan dipimpin hakim konstitusi, Arief Hidayat.

Pemohon calon wali kota Surabaya nomor urut dua, Machfud Arifin, hadir di persidangan ditemani salah satu kuasa hukumnya, Veri Junaidi. Sementara tim kuasa hukum lainnya, termasuk calon wakil wali kota, Mujiaman mengikuti secara virtual.

“Ada dua garis besar pelanggaran TSM (terstruktur, sistematis, dan masif) di Pilwali Surabaya,” kata Veri dalam persidangan, Selasa, 26 Januari 2021

Veri bergantian dengan Machfud membacakan permohonan gugatan. Permohonan yang dibacakan itu terkait perselisihan penetapan perolehan suara hasil Pilwali Surabaya 2020, berdasarkan Keputusan KPU Surabaya No. 1419 tentang penetapan rekapitulasi Pilwali Surabaya.

Dalam permohonannya, Veri mengatakan selisih suara dalam hasil Pilwali Surabaya 2020 terjadi karena adanya kecurangan yang dilakukan secara TSM oleh pasangan nomor urut satu, Eri Cahyadi-Armudji.

Menurut Veri yang pertama adalah keterlibatan Pemkot Surabaya dan Wali Kota Surabaya periode 2015-2020, Tri Rismaharini. Pemkot dan Risma dianggap memanfaatkan program, kegiatan, dan kewenangan untuk memenangkan pasangan Eri-Armudji.

Kedua dugaan pelanggaran dan kecurangan secara TSM itu tidak diproses secara benar oleh penyelenggara dan Bawaslu Surabaya. Sehingga kata Veri, proses penegakan hukum tidak dapat menyelesaikan kasus tersebut.

“Dari 31 kecamatan di Surabaya, paling tidak terdapat 20 kecamatan yang terjadi pelanggaran dan kecurangan TSM. Maka itu kami memohon yang mulia, untuk melihat persoalan ini secara holistik dan merujuk pada timming waktu, bagaimana kecurangan dilakukan dengan melibatkan struktur yang ada, dan juga bagaimana proses penegakan hukum yang tidak berjalan,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *