Tanpa Orient, Pemungutan Suara Ulang Pilkada Sabu Raijua Digelar 7 Juli

Foto: Ilustrasi Pilkada 2020 (ANTARA FOTO/SEVIANTO PAKIDING)

Foto: Ilustrasi Pilkada 2020 (ANTARA FOTO/SEVIANTO PAKIDING)

Jakarta – KPU Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyatakan telah menetapkan jadwal pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU) pemilihan bupati dan wakil bupati Sabu Raijua. PSU ditetapkan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mendiskualifikasi Bupati-Wakil Bupati terpilih Orient dan Thobias.

“Sudah kita tetapkan tanggal PSU-nya, dan sudah disepakati dilakukan pada 7 Juli 2021 mendatang,” kata Ketua KPU Sabu Raijua, Kirenius Padji, dilansir dari Antara, Sabtu (24/4/2021).

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan kesiapan dari KPU Sabu Raijua menuju pelaksanaan PSU di Sabu Raijua pada Juli mendatang. Kirenius mengatakan pihaknya sedang dalam tahap persiapan, mulai dari persiapan anggaran, hingga teknis PSU.

“Kami baru sampai pada tahapan persiapan saja. Nanti akan ada tahapan selanjutnya seperti tahapan logistik dan lainnya,” ujar dia.

Kirenius juga berharap PSU dapat berjalan lancar. Dia mengimbau seluruh pasangan calon bisa menahan diri tidak melakukan hal-hal yang menimbulkan kerumunan massa.

Dia meminta masyarakat di Sabu Raijua menjaga keamanan dan ketertiban. Dia berharap warga tidak termakan isu yang berujung konflik sebelum PSU di daerah itu.

Sementara itu, Kapolda NTT Irjen Lotharia Latif mengimbau seluruh pasangan calon menjaga situasi keamanan dan ketertiban jelang pelaksanaan PSU di daerah itu.

“Polri dalam hal ini Polda NTT siap untuk melaksanakan pengamanan untuk seluruh tahapan sebelum PSU di Sabu Raijua,” tambah dia.

Dia berharap PSU berjalan lancar sehingga terpilih pemimpin yang baik meski di tengah-tengah kejadian bencana di NTT, khususnya di Sabu Raijua.

“Saya imbau semua pasangan calon juga melaksanakan dengan baik tidak perlu sampai ada konflik apalagi sampai anarkis. Polda akan tindak tegas bagi siapapun yang melakukan pelanggaran apalagi di tengah kondisi bencana seperti saat ini,” ujar dia.

Sebelumnya, MK menganulir kemenangan Orient Patriot Riwu Kore dalam Pemilihan Bupati Sabu Raijua, NTT. Sebab, Orient dianggap tidak pernah jujur menyangkut status kewarganegaraannya.

“Mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian. Menyatakan batal keputusan KPU Kabupaten Sabu Raijua. Menyatakan diskualifikasi Sabu Raijua, Orient Patriot Riwu Kore-Thobieas Uly,” kata Ketua MK Anwar Usman yang dibacakan di gedung MK dan disiarkan lewat channel YouTube MK, Kamis (15/4).

Dengan gugurnya Orient, wakilnya, Thobias Uly, juga ikut gugur. Oleh sebab itu, pasangan tersebut menjadi gugur. MK menyatakan gugurnya Orient tidak otomatis peringkat kedua langsung menang. Perlu digelar pilkada ulang dengan diikuti 2 calon dalam jangka waktu 60 hari sejak putusan MK diucapkan.


Detik.com/ Antara/ haf/ idh.

Artikel ini telah tayang dilaman Detik.com pada tanggal 24 April 2021 dengan judul “Tanpa Orient, Pemungutan Suara Ulang Pilkada Sabu Raijua Digelar 7 Juli”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *