Satgas Covid-19 Indramayu Terbitkan Aturan Prokes di Pilkada 2020

Penerapan protokol kesehatan. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, sudah menerbitkan aturan terkait protokol kesehatan (prokes) selama masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, untuk menjamin masyarakat di masa pandemik.

“Kita sudah buat aturan-aturan protokol kesehatan yang harus ditempuh dalam pelaksanaan Pilkada,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Indramayu Deden Bonni Koswara di Indramayu, Kamis (29/10).

Deden mengatakan Satgas Penanganan COVID-19 memang terus memantau penerapan prokes selama tahapan Pilkada Serentak.

Agar dalam Pilkada ini lanjut Deden, tidak menjadi kluster penyebaran COVID-19 dan ini perlu ditaati semua yang bersinggungan dengan pemilihan langsung.

Selain itu dalam pelaksanaan Pilkada juga sudah ada aturan atau petunjuk dari Kemenkes dan Kemendagri, agar setiap daerah yang menyelenggarakan pesta demokrasi bisa membuat aturan ketat terkait prokes.

“Sesuai dengan arahan Kemenkes, dimulai dari protokol kesehatan saat verifikasi faktual sampai nanti pelaksanaan dan gugatan-nya kita sudah buat aturannya,” ujarnya.

Namun kata Deden semua aturan yang sudah dibuat apabila tidak dibarengi dengan kesadaran masyarakat terkait “3M” yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun, maka tidak efektif.

Karena kesadaran masyarakat terkait “3M” ini lebih efektif untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

“Untuk saat ini yang paling efektif bahkan lebih dari vaksin sendiri yaitu dengan menerapkan ‘3M’,” kata Deden. 

Ingat Pesan Ibu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Merdeka.com/ Dedi Rahmadi/ ded.

Artikel ini telah tayang dilaman Merdeka.com pada tanggal 29 Oktober 2020 dengan judul “Satgas Covid-19 Indramayu Terbitkan Aturan Prokes di Pilkada 2020”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *