Pilkada pada 2024 Berpotensi Bikin Masyarakat Jenuh

Jakarta: Pelaksana tugas (Plt) Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saptura menyebut butuh sosialisasi lebih bila pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak dilaksanakan pada 2024. Sebab, pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) juga dilaksanakan pada tahun itu.

“Apakah masyarakat akan jenuh nanti disuguhi (sosialisasi) pilkada pemilihan umum dan sebagainnya. Tentu ini menjadi tantangan bagi penyelenggara pemilu,” ujar Ilham dalam acara Evaluasi Kegiatan Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih dalam Peningkatan Partisipasi Masyarakat pada Pemilihan Tahun 2020 secara virtual, Selasa, 2 Februari 2021.

Ilham menyebut KPU di daerah harus mempersiapkan strategi agar masyarakat tidak jenuh. Sebab, terdapat tiga pemilihan yang akan disosialisasi pada 2024, yakni pilpres, pileg, dan pilkada.

“Kita harus siap memberikan pendidikan pemilih, pemahaman kepada masyarakat, mau pilkada dan pemilu nasional nanti itu bisa dijalankan secara bersamaan,” ujar dia.

Baca Juga

KPU menilai rencana pelaksanaan Pilkada 2024 akan berjalan berat. Ilham khawatir jatuhnya korban seperti Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 kembali terulang.

“Pengalaman Pemilu 2019 tentu menjadi catatan. Banyak formulir C1 tidak selesai di tingkat KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara). Ada petugas kita yang kelelahan berimplikasi pada hilangnya jiwa mereka, wafatnya mereka,” tutur dia.

Medcom.id/ Kautsar Widya Prabowo/ REN.

Artikel ini telah tayang dilaman Medcom.id pada tanggal 2 Februari 2021 dengan judul “Pilkada pada 2024 Berpotensi Bikin Masyarakat Jenuh”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *