Pecah Kongsi, Berkarya Versi Muchdi Rebutan Kantor

RMOLBANTEN. Front Nasional Berkarya (FNB), ikut menyoroti pecahnya Partai Beringin Karya (Berkarya) kubu Ketua Umum Muchdi Purwopranjono (Muchdi PR). Forum sayap partai berkarya versi HMP alias Tommy Soeharto itu, mengibaratkan dengan istilah Jawa.

Memayu Hayuning BawanaAmbrasta Dur Hangkara. Artinya, manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan, dan kesejahteraan. Serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak.

“Mungkin itu yang kita lihat dimana-mana. Dan itulah yang dilakukan oleh Pak Jendral (Purn) Samsul Djalal,” ujar Tri Joko Susilo, Ketua Front Nasional Berkarya, yang juga menjabat ketua umum Ormas Perisai Berkarya dalam keterangan persnya, Minggu (7/2).

Menurut Tri, upaya Syamsul Djalal, harus diikuti dengan pendudukan sekretariat Kantor DPP Berkarya. Guna meneguhkan posisinya menegakkan konstitusi organisasi kepartaian.

“Pak Samsul Djalal ikut serta dalam proses pendirian partai berkarya sejak awal. Mungkin dia mulai sadar siapa itu Badar. Kami dari Front Nasional Berkarya mengapresiasi rencana Samsul yang bakal menggelar Munas dan sedianya untuk kemudian melakukan islah dengan kubu Pak Tommy,” jelas Tri.

Front Nasional Berkarya menilai, saat ini merupakan momentum tepat untuk islah. Tri menambahkan, partai Berkarya harus kembali luruskan saf. Guna menyiapkan segala hal menuju verifikasi pemilu yang kian ketat.

Ketua Umum FNB menyebut Samsul Djalal sebagai figur kebapakan, jujur, dan sudah berusia matang. Beliau dinilai, tidak memiliki kepentingan pribadi atau kelompok. Selain itu, beliau juga dikenal tokoh baik yang berani memperjuangkan kebenaran. Sekaligus, sosok santun dalam bersahabat. Sehingga upayanya pasti mendapat dukungan sangat kuat dari arus bawah Front Nasional Berkarya.

“Kami hormat kepada beliau, sudah waktunya kita bersiap mengatasi berbagai konflik yang tak perlu ini sehingga energi kita bisa kembali fokus pada persiapan lolosnya pemilu 2024. Sebentar lagi adalah bulan Ramadhan, mari kita jadikan sebagai bulan islah Partai Berkarya dan kemenangan persatuan partai,” ajak Tri.

Tri mengemukakan, berkat sosok kebapakan, jujur, dan bicara lepas dari hati ke hati, bisa membuat Partai Berkarya bersatu kembali. “I like him (Saya menyukai sosok dia). Selamat memperjuangkan sekretariat partai dan meneguhkan posisi menuju munas yang dapat mendekatkan islah dengan kubu Pak Tommy. Ini saatnya segera menuju win-win solution,” tutur Tri.

Senada, dukungan serupa disampaikan Sekjend Front Nasional Berkarya, Mujahidin. Dirinya mengaku siap ikut serta memfasilitasi temu kader dua kubu Partai Berkarya menuju islah pasca Munas yang digelar Syamsul Djalal.

Menurut Mujahidin Berita Munas yang berpotensi ishlah ini menuai dukungan dan harapan dari kader-kader Front Nasional Berkarya Di berbagai Daerah. 

Rmolbanten.com/Tangguh/[tsr]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *