KPU Kukar Tolak Rekomendasi Bawaslu soal Diskualifikasi Calon Bupati Pilkada 2020

Logo Bawaslu (Liputan6.com/Helmi Afandi)

Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Kutai Kartanegara atau KPU Kukar menolak rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI untuk memberikan sanksi pembatalan atau diskualifikasi kepada Calon Bupati Kukar Edi Damansyah.

Ketua KPU Provinsi Kukar Erlyando Saputra menjelaskan, penolakan tersebut sesuai dengan tindak lanjut yang dilakukan pihaknya terhadap rekomendasi Bawaslu RI berupa kajian dan temuan fakta di lapangan.

“Berdasarkan pemeriksaan terhadap fakta-fakta hukum dan pendapat hukum hasil klarifikasi, pihaknya memutuskan bahwa tidak terjadi pelanggaran administrasi pemilihan yang dilakukan Edi Damansyah sehingga tidak dapat dikenai sanksi pembatalan sebagai peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara 2020,” kata Erlyando, dilansir Antara, Rabu (25/11/2020).

Dia mengatakan, keputusan tersebut sudah dikonsultasikan kepada KPU RI pada 22 November 2020. Lalu satu hari kemudian diplenokan di tingkat KPU Kabupaten Kukar.

“Kami juga telah mengirimkan hasil pleno dengan surat nomor 546/PL.02-SD/6402/KPU-Kab/XI/2020 kepada KPU RI,” kata Nando, sapaan akrabnya.

Nando menjelaskan, pihaknya telah melaksanakan perintah KPU RI sejak terbitnya surat KPU RI Nomor 1052/PY.02.1-SD/03/KPU/XI/2020 tanggal 17 November 2020.

Pihaknya telah melakukan pemeriksaan dengan melakukan klarifikasi kepada pihak terkait, termasuk Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Bappeda, Disdukcapil, camat, lurah, ketua RT, dan terlapor/petahana, baik melalui surat maupun klarifikasi langsung, mulai 18 hingga 20 November 2020.

“Sesuai dengan aturan, kami menjalankan perintah tersebut terhitung selama 7 hari sejak surat kami terima pada tanggal 17 November 2020, dan pada tanggal 23 November kami sudah membuat keputusan,” tegas Nando.

Rekomendasi Bawaslu RI

Sebelumnya, Bawaslu RI telah menerbitkan surat bernomor: 0705/K.Bawaslu/PM.06.00/XI/2020 tertanggal 11 November 2020 terkait dengan pelanggaran adiministrasi peserta Pilkada dan merekomendasikan untuk mendiskualifikasi calon peserta Pilkada Kukar Edi Damansyah.

Diketahui bahwa Pilkada Kukar 2020 hanya diikuti satu pasang calon, yakni pasangan Edi Damansyah-Rendi Solihin.

Edi Damansyah yang merupakan calon petahana didaulat sebagai calon bupati, sedangkan Rendi Solihin menjadi wakil bupati.

Liputan6.com/ Antara/ Devira Pratiwi/ Muhammad Ali.

Artikel ini telah tayang dilaman Liputan6.com pada tanggal 25 November 2020 dengan judul “KPU Kukar Tolak Rekomendasi Bawaslu soal Diskualifikasi Calon Bupati Pilkada 2020”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *