Kegagalan Rekrutmen Dinilai Jadi Penyebab Putusan Bawaslu Kontroversial

Ilustrasi. Gedung Mahkamah Agung (MA). Dok MI

Ilustrasi. Gedung Mahkamah Agung (MA). Dok MI

Bandar Lampung (Lampost.co) —¬†Akademisi Fisip Universitas Lampung (Unila) Arizka Warganegara menilai gagalnya rekrutmen panitia penyelengara menjadi penyebab tingkat kepercayaan masyarakat terhadap penyelengara pemilu menurun usai polemik di pilkada Bandar Lampung 2020.

Hal itu terungkap dalam webinar diskusi daring MIP Fisip Unila yang bekerjasama dengan Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Lampung dengan tema pasca-putusan Mahkamah Agung (MA) dan evaluasi Pilkada 2020, yang dipandu oleh moderator Akademisi Unila, Darmawan Purba

Sebelumnya, putusan MA yang menganulir putusan KPU Bandar Lampung mengundang tanya besar di kalangan masyarakat. Putusan KPU Bandar Lampung yang berlandaskan dari putusan Bawaslu Lampung yang mendiskualifikasi Paslon Eva Dwiana dan Deddy Amarullah setelah ditetapkan sebagai peraih suara terbanyak yakni 249.241.

“Bahwa hukum adalah produk politik ini adalah kontestasi antarpolitik karena kegagalan elit yang membuat regulasi. Kemudian gagal rekrutmen panitia penyelengara,” katanya dalam webinar, Sabtu, 30 Januari 2021.

Selanjutnya, untuk ke depan semakin banyak beban pemerintah dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mulai dari merevisi UU kembali. Pihaknya berharap peristiwa seperti ini tidak terulang kembali di pilkada yang akan datang.

Baca Juga

“Seharusnya keputusan mendiskualifikasi tidak diberikan setelah pertandingan usai. Kenap tidak pas lagi proses, ini persoalan bagaimana menyelamatkan pemilih 60 persen tersebut selisih angka yang jauh. Terutama regulasinya harus segera direvisi,” katanya.

Sementara itu akademisi Fisip Unila, Syarief Makhya menjelasakan putusan Bawaslu Lampung terkesan terburu-buru untuk mendiskualifikasi paslon tanpa memikirkan dengan matang dan penuh kehati-hatian.

“Terkesan terburu-buru, seharusnya kontek pengambilan keputusan dengan matang menibangkan variabel dan teknisnya, pokok permasalahannya,” katanya.

Lampost.co/ Winarko.

Artikel ini telah tayang dilaman Lampost.co pada tanggal 30 Januari 2021 dengan judul “Kegagalan Rekrutmen Dinilai Jadi Penyebab Putusan Bawaslu Kontroversial”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *