India Mulai Penghitungan Suara Pemilu

Jakarta, CNN Indonesia — Komisi Pemilihan Umum India pada Minggu (2/5) memulai penghitungan suara di lima negara bagian dari Pemilu yang diadakan pada Maret dan awal April lalu, meski tsunami Covid-19 masih melanda negara tersebut.

Hasil pemilu negara bagian dilihat sebagai ujian dampak gelombang dua pandemi yang mengguncang dukungan terhadap Perdana Menteri Narendra Modi dan partai sayap kanan BJP.

Penghitungan suara di Assam, West Bengal, Tamil Nadu, Kerala, dan Puducherry dijadwalkan berakhir juga pada Minggu (2/5). Hasil akan diumumkan setelah begitu penghitungan selesai.

Sementara BJP dan Modi yang berkuasa berupaya mengonsolidasikan cengkeramannya di lebih banyak negara bagian, pihak oposisi utama Kongres dan di tingkat regional berharap mendapatkan kekuasaan kembali.

Lebih dari seribu pemantau Pemilu akan memimpin penghitungan dengan masing-masing diharapkan menunjukkan hasil negatif Covid-19 atau telah divaksin secara penuh.

Sebagian besar suara diberikan pada Maret lalu. Namun pemungutan suara di beberapa daerah pemilihan berlanjut hingga April, tepat ketika India mulai mendapati ribuan kasus baru infeksi Covid-19 setiap hari. Kasus baru mencapai rekor harian tertinggi adalah 401.993 pada Sabtu (1/5).

Gelombang dua yang melanda India telah memenuhi rumah sakit, kamar mayat, dan krematorium. Para keluarga pasien juga saling berebut untuk mendapatkan tabung oksigen juga obat-obatan yang makin langka.

Meski India merupakan produsen vaksin Covid-19 terbesar di dunia, sejumlah negara bagian justru kekurangan stok sehingga menghambat jalannya vaksinasi massal. Menjelang lonjakan kasus, pemimpin dari partai-partai, termasuk Modi, memimpin kampanye politik yang diisi banyak pelanggaran protokol kesehatan. Modi menuai kritikan karena lebih memilih fokus pada Pemilu Negara Bagian dibanding memprioritaskan pandemi berakhir di India.

Sejumlah pakar menyalahkan kampanye yang berlangsung dan acara keagamaan massal yang dihadiri jutaan orang, sebagai penyebab parahnya gelombang dua. Pemerintah federal juga dituding gagal merespons peringatan di awal Maret dari penasihat sainsnya sendiri bahwa varian baru dan lebih menular ada di negara itu.

cnnindonesia.com/Reuters/end

Artikel ini telah tayang di laman cnnindonesia.com pada tanggal 2 Mei 2021 dengan judul “India Mulai Penghitungan Suara Pemilu 5 Negara Bagian”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *