DPR Bakal Kaji Rencana Aceh Gelar Pilkada 2022

Aceh ingin menggelar Pilkada pada 2022, lebih awal dari jadwal Pilkada Serentak pada 2024. Ilustrasi Pilkada. (ANTARA FOTO/Maulana Surya)

Ilustrasi Pilkada. (ANTARA FOTO/Maulana Surya)

Jakarta, CNN Indonesia — Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menyatakan pihaknya bakal mengkaji rencana Provinsi Aceh menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 2022.

Hal tersebut disampaikan Doli usai menerima DPR Aceh dalam audiensi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (10/2).

Menurutnya, pihaknya akan mempelajari UU Pemerintah Aceh (UUPA).

“Nanti akan pelajari kekhususan UU yang mengatur otonomi Aceh ini itu memang bisa sampai pada pelaksanaan teknis Pilkada atau tidak,” kata Doli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Rabu (10/2).

Doli menyatakan kajian ini perlu mengingatkan Pilkada di Indonesia secara keseluruhan baru akan terselenggara pada 2024.

“Selama tidak ada revisi (UU Pilkada), maka pelaksanaan Pilkada Serentak di 2024. Itu nanti akan kita bicarakan dengan pemerintah, khususnya dalam hal ini Kemendagri,” ucap dia.

Doli menyampaikan terdapat beberapa alasan DPR Aceh berkukuh menggelar Pilkada di 2022 antara lain khawatir menimbulkan masalah baru.

Baca Juga

Namun, Wakil Ketua Umum Partai Golkar itu tidak menjelaskan masalah yang dimaksud.

“Mereka punya pengalaman di tahun 2012 ketika aspirasi mereka tidak dilaksanakan itu banyak menimbulkan masalah baru,” sebut dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *