Bu Risma Terancam Dipidana Melanggar Aturan Kampanye

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. FOTO: Antara

GenPI.co – Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Timur, Abdul Malik menilai Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini terancam dipidana karena melanggar kampanye di Hari Minggu. 

“Bisa dipidanakan dan bisa ditersangkakan, karena saya lihat ini sudah dibaca umum,” kata Abdul Malik kepada wartawan, Sabtu, (24/10). 

Untuk itu, lanjut Abdul Malik, pihaknya meminta-minta Bawaslu Surabaya agar tidak tinggal diam. 

“Bawaslu sepertinya tidak paham hukum. Bawaslu harus konsultasi ke Bawaslu Provinsi Jatim,” tandasnya.

Malik meyakini bahwa yang dilakukan Risma masuk ranah pidana sebab sudah ada yurisprudensi atau contoh putusan hukum pidana yakni Lurah Sampangagung, Mojokerto, Suhartono pada saat Pilpres 2019 hanya menyambut calon wakil presiden Sandiaga Uno.

Saat itu, kata Malik, Lurah Suhartono yang kebetulan dia tangani perkara hukumnya diputus dua bulan masuk tahanan oleh pengadilan negeri setempat. 

Istilahnya ada putusan, sudah inkrah, sudah ada yurisprudensi putusan Mahkamah Agung. Diputus dua bulan dan bayar uang denda Rp 6 juta, imbuhnya. (*)

Genpi.co/ Antara/ Cahaya.

Artikel ini telah tayang dilaman Genpi.co pada tanggal 25 Oktober 2020 dengan judul “Bu Risma Terancam Dipidana Melanggar Aturan Kampanye”,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *