Bawaslu: Pengadilan Negeri Putus 155 Pekara Terkait Pelanggaran Pemilu

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu) mencatat ada 155 putusan pengadilan negeri (PN) terkait pelanggaran pemilu atau pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

Dari 155 kasus yang diputus ,sebanyak 149 kasus dinyatakan bersalah, gugur satu kasus, dan bebas lima kasus.

“Data hingga tanggal 5 Maret 2021 Biro Fasilitasi Penanganan Pelanggaran Bawaslu RI,” kata Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo, Jumat (5/3/2021).

Baca Juga:

Jika dirincikan sebanyak 155 putusan terdiri dari :

  • satu kasus terkait Pasal 177 dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada,
  • dua kasus terkait Pasal 178,
  • tujuh kasus terkait Pasal 178A,
  • 12 kasus terkait Pasal 178B.
  • dua putusan terkait Pasal 178C Ayat 2,
  • tujuh putusan terkait Pasal 178D,
  • satu putusan terkait Pasal 178E Ayat 1,
  • satu putusan terkait Pasal 180 Ayat 1.
  • Lima putusan terkait Pasal 185A,
  • tiga putusan terkait Pasal 185B,
  • dua putusan terkait Pasal 187 Ayat 1,
  • tujuh putusan terkait Pasal 187 Ayat 2.
  • 10 putusan terkait Pasal 187 Ayat 3,
  • tiga putusan terkait Pasal 187 Ayat 4,
  • 24 putusan terkait Pasal 187A Ayat 1.
  • satu putusan terkait Pasal 187A Ayat 2,
  • 62 putusan terkait Pasal 188,
  • satu putusan terkait Pasal 189 dan
  • empat putusan terkait Pasal 198A

Sementara itu, juga ada putusan dari pengadilan tinggi terkait putusan PN mengenai pelanggaran pemilu. Menguatkan putusan PN 16 putusan, mengubah putusan PN 13 putusan, membatalkan putusan tiga, tidak diterima satu kasus.

kompas.com/Sania Mashabi/Bayu Galih

Artikel ini telah tayang di┬áKompas.com┬ápada tanggal 5 Maret 2021 dengan judul “Bawaslu: Pengadilan Negeri Putus 155 Pekara Terkait Pelanggaran Pemilu”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *