Bawaslu Janji Hasil Pengawasan Pilkada Tak Ditutup-tutupi

Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berjanji transparan menyampaikan hasil pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Transparansi diperlukan agar publik yakin hasil pilkada sah.

“Apa yang dilakukan Bawaslu orang perlu tahu. Jadi menyampaikan apa yang kita kerjakan itu adalah sudah keharusan,” kata anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin dalam keterangan tertulis, Senin, 16 November 2020.

Afifuddin mengatakan masyarakat memiliki ekspektasi yang tinggi pada peran Bawaslu. Sehingga data-data hasil pengawasan pilkada di daerah harus disampaikan pada publik.

“Serta kampanye di media sosial yang menjadi domain bagian pengawasan data untuk diberikan ke masyarakat,” kata dia.

Afifuddin merasakan manfaat dari pengumpulan data Bawaslu yang lengkap. Salah satunya hafal jumlah kampanye tatap muka mulai sepuluh hari pertama sampai sepuluh hari ketiga.

Informasi tersebut bisa digunakan Bawaslu untuk mengingatkan daerah menggalakkan kampanye virtual. Kemudian menindak pelanggar protokol kesehatan saat tahapan pilkada. Afifuddin berharap masyarakat bisa ikut memantau tahapan pesta demokrasi melalui data Bawaslu.

Medcom.id/ Theofilus Ifan Sucipto/ JMS.

Artikel ini telah tayang dilaman Medcom.id pada tanggal 16 November 2020 dengan judul “Bawaslu Janji Hasil Pengawasan Pilkada Tak Ditutup-tutupi”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *